Selasa, 17 Februari 2015

belajar manajemen dari traveler



Assalamualaikum traveler, travelmate, and travelholic


Traveling adalah bagian dari sebuah pelajaran paling berharga yang memberikan makna baru bagi kehidupan seseorang. Dengan traveling, kamu bisa mengenal Penciptamu lebih dekat. Kamu tau apa yang aku siapkan sebelum traveling? NYALI. Cukup punya keberanian yang tinggi buat sanggup eksplore seluruh penjuru dunia. Lalu, hubungannya dengan manajemen apa ya?

Manajemen adalah salah satu mata kuliah yang hampir ada pada setiap prodi kenegaraan karena menyangkut bagaimana mengatur, mengelola, mengendalikan suatu organisasi. Kalau kata om Stoner dan Wankel (1996:4) bahwa manajemen itu adalah suatu proses perencanaan pengorganisasian, kepemimpinan, dan pengendalian anggota organisasi dan penggunaan seluruh sumber daya organisasi lainnya demi tercapainya tujuan yang telah ditetapkan sebelumnya (sampai ingat sama definisi ini, karena 4 semester bergelut dengan materi seperti ini haha)

Apa yang bisa dihubungkan dengan para traveler?
Traveling itu adalah sebuah proses pelaksanaan lapangan atau dengan kata lain praktikum, proses penyusunan rincian kegiatan(membuat itinerary), pengaturan keuangan(budgeting), sampai pengestimasian hal-hal yang tak terduga yang notabene itu biasa dilakukan oleh seorang manajer.

Traveler pun menjelma menjadi seorang yang lebih daripada manajer karena beban dan tugasnya lebih kejam. Gak Cuma duduk-duduk saja di kursi kantor, tapi dia lebih punya nilai objektivitas yang tinggi. Karena dia langsung terjun ke lapangan membuktikan realitas suatu ekspetasi.

Jadi gak ada yang perlu kamu khawatirkan dari seorang traveler, karena dia mampu memberi kejutan yang membuat kamu gak akan kehabisan ilmu pengetahuan, dalam keadaan sulit ia tak akan lari dari masalah justru ia mencari solusi terbaik untuk dilakukan,bersamanya, kamu tak akan pernah merasa ketakutan tidak bisa memberinya makan yang super enak, karena dia akan mensyukuri apa yang ada, kamu akan sering diajak mengenal Pencipta semua lukisan alam ini jadi kamu gak akan mati gaya ataupun suasana, traveler akan lebih tahu bagaimana memanaje budget, manaje waktu, manaje kebutuhan, karena setiap dia akan merencanakan traveling ke suatu tempat, pasti dia merencanakan dan merancang semua item nya dengan sebaik mungkin. 


Apa lagi merancang masa depan?


Pikirkan ini dari sekarang, jadilah seorang petualang yang berani memberi manfaat bagi banyak orang.




See you
Travel the happiness with me

Tidak ada komentar:

Posting Komentar